Strategi Pengelolaan Tanah Kas Desa dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Desa Wunut

Authors

  • Muhammad Aniq Fadhilah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
  • Setiowati Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
  • R. Deden Dani Saleh Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional
  • Aristiono Nugroho Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.31292/kadaster.v4i1.85

Keywords:

Pengelolaan, Partisipatif, Tanah Kas Desa, Pendapatan Asli Desa, Desa Mandiri

Abstract

Village administration plays a vital role in national development, aligning with the 6th Asta Cita and the Village Law. However, the management of village treasury lands generally remains hindered by a lack of innovation and integrity. In contrast, Wunut Village in Klaten Regency has successfully optimized its treasury land into a productive tourism sector. This qualitative research aims to analyze Wunut Village's management strategies and their impact on achieving "Independent Village" status, using participatory theory as an analytical framework. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then systematically analyzed through data reduction and abstraction to formulate propositional statements. The results indicate that the key to Wunut Village's success lies in full community involvement, from planning to oversight. Challenges such as initial public skepticism were overcome through deliberation, budget transparency, and the spirit of mutual cooperation. The direct impact of this success is evident in social benefits, such as providing health insurance coverage for all residents. This achievement transformed Wunut from a disadvantaged village into an Independent Village with the highest Original Village Income (PADes) in Klaten Regency as of 2025. This strategy proves that village autonomy, when managed with integrity, can effectively realize economic equity and community welfare.

Keywords: Management, Participatory, Village Treasury Land, Village Original Income, Self-Sufficient Village.

 

INTISARI

Desa memegang peran vital dalam pembangunan nasional sesuai semangat Asta Cita ke-6 dan UU Desa. Namun, pengelolaan tanah kas desa secara umum masih terkendala kurangnya inovasi dan integritas. Kontras dengan kondisi tersebut, Desa Wunut di Kabupaten Klaten berhasil mengoptimalkan tanah kas desa menjadi sektor pariwisata produktif. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan tanah kas Desa Wunut dan dampaknya terhadap status Desa Mandiri menggunakan teori partisipatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunci keberhasilan Desa Wunut terletak pada keterlibatan penuh masyarakat dalam perencanaan hingga pengawasan. Tantangan berupa keraguan warga diatasi melalui musyawarah, transparansi anggaran, dan gotong royong. Dampak nyatanya mencakup pemberian bantuan BPJS Kesehatan bagi seluruh warga. Keberhasilan ini mentransformasi Desa Wunut dari desa tertinggal menjadi Desa Mandiri dengan Pendapatan Asli Desa (PADes) tertinggi di Kabupaten Klaten pada tahun 2025. Strategi ini membuktikan bahwa otonomi desa yang dikelola dengan integritas mampu mewujudkan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kata Kunci: Pengelolaan, Partisipatif, Tanah Kas Desa, Pendapatan Asli Desa, Desa Mandiri

References

Afifah, S. N. N., Suparman, A. N., & Setiadi, B. (2024). Optimalisasi pengelolaan tanah kas desa oleh Pemerintah Desa Bumireja Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Jurnal Otonomi, 1(1), 151-164.

Ahsani, R. D. P., Suyaningsih, O., Ma'rifah, N., & Aerani, E. (2018). Penerapan konsep community based tourism (CBT) di Desa Wisata Candirejo Borobudur mewujudkan kemandirian desa. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 3(2), 135-146.

Bihamding, H. (2020). Perencanaan pembangunan partisipatif desa. Deepublish.

Chambers, R. (1983). Rural development: Putting the last first. Longman.

Choirunnisa, F., Zamzami, A., & Anadi, Y. R. (2024). Implikasi pengelolaan tanah kas desa dalam peningkatan pembangunan di Desa Tirtomoyo. Dinamika, 30(1), 9091-9104.

Dengo, S., & Pombengi, J. D. (2018). Pendekatan partisipatif dalam pembangunan di Desa Tawaang Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Administrasi Publik, 4(56).

Dispermades Kabupaten Klaten. (2025). Data Pendapatan Asli Desa Kabupaten Klaten tahun 2025. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Klaten.

Dwiningrum, S. I. A. (2011). Desentralisasi dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan. Pustaka Pelajar.

Endah, K. (2020). Pemberdayaan masyarakat: Menggali potensi lokal desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135-143.

Harjo, B. (2017). Model membangun desa mandiri. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(1).

Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 1996 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengadaan, Pengelolaan, dan Pengembangan Tanah Kas Desa.

Kurniawan, A. P. (2024). Optimasi pengelolaan tanah kas desa untuk meningkatkan pendapatan asli desa: Studi di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten dan Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten [Skripsi, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional].

Khoirunisa, L. Q., Suhattanto, M. A., & Kusmiarto, K. (2024). Tipologi permasalahan kualitas data pertanahan PTSL terintegrasi tahun 2023 di Kantor Pertanahan Kabupaten Blora. Kadaster: Journal of Land Information Technology, 2(2), 85-104. https://doi.org/10.31292/kadaster.v2i2.33

Kusumastuti, N. (2018). Strategi mempercepat pembangunan desa mandiri: Studi di Desa Kemadang Gunungkidul. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, 2(1), 177-198. https://doi.org/10.14421/jpm.2018.021-09

Maritim, U., & Ali, R. (2025). Partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Desa Mandiri di Desa Toapaya Selatan Kabupaten Bintan tahun 2023. Kajian Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 2(1).

Ndraha, T. (1990). Pembangunan masyarakat: Mempersiapkan masyarakat tinggal landas. Rineka Cipta.

Nugroho, A. (2020). Metode penelitian kualitatif untuk riset agraria. Gramasurya.

Novariyanto, J., Suhattanto, M. A., & Kusmiarto, K. (2025). Strategi integrasi data multisumber untuk pembuatan peta persil dalam mendukung RDTR di Desa Selodoko Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Kadaster: Journal of Land Information Technology, 3(2), 53-64. https://doi.org/10.31292/kadaster.v3i2.83

Ohoiwutun, Y. A. T., Rato, D., Harindinata, A. E., & Khawarizmi, U. F. (2024). Konflik kepentingan dalam pengelolaan tanah kas desa: Tinjauan hukum terhadap penebangan tanaman kopi di Desa Pace. Jurnal Hukum dan Sosial, 2(1).

Peraturan Bupati Klaten Nomor 56 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 10 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Klaten Tahun 2021-2041.

Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 21 Tahun 2013 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Desa Wunut Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kerja Sama Pemanfaatan Tanah Kas Desa untuk Pengembangan Wisata Umbul Pelem.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 9 Tahun 2024 tentang Indeks Desa.

Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.

Primananda, R. W. (2024). Analisis pengelolaan tanah kas desa dalam meningkatkan pendapatan asli desa di Desa Glinggangan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(3), 212-218.

Rachmawati, M. (2024). Strategi pengelolaan sumber daya manusia terhadap pengembangan badan usaha milik desa. Jurnal Pengembangan Desa, 2(2).

Redin, R. (2022). Pengelolaan pendapatan asli desa dari tanah kas desa oleh pemerintah desa: Studi di Desa Sungai Seria Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang. Perahu: Jurnal Ilmu Hukum, 10(1).

Sari, P. M. (2021). Sistem pengelolaan tanah kas desa bagi pembangunan desa: Studi di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran dan Desa Bandar, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan [Skripsi, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional].

Septianda, S. (2025). Desa Wunut bagikan THR Lebaran 2025 kepada seluruh warga termasuk bayi dan lansia. Jawa Pos Radar Solo.

Siagian, S. P. (1994). Administrasi pembangunan: Konsep, dimensi, dan strateginya. Bumi Aksara.

Slamet, Y. (1993). Pembangunan masyarakat berwawasan partisipasi. Sebelas Maret University Press.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supardi, E. L., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Strategi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Bungurasih. JEMMA: Journal of Economic, Management and Accounting, 4(2).

Suparlan, O. (2024). Optimalisasi pemanfaatan tanah kas desa dalam meningkatkan perekonomian masyarakat: Studi kasus di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo [Skripsi, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional].

Surat Keputusan Bupati Klaten Nomor 143/469/2001 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengelolaan Tanah Kas Desa di Kabupaten Klaten.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Utama, I. W. K. J., & W., M. (2023). Independent development model for village land asset management in Segara Kodang by Sesetan Village. Faculty of Law, Warmadewa University.

Widarbo, K., & Kusmiarto, K. (2023). Transformasi kadaster di Indonesia: Kepastian hukum dalam sejarah dan tantangan pendaftaran tanah. Kadaster: Journal of Land Information Technology, 1(1), 49-62. https://doi.org/10.31292/kadaster.v1i1.8

Zulifah, C. (2019). Peran BUMDes dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi pedesaan melalui penguatan sumber daya manusia. Jurnal Istiqro, 5(1), 101-113.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Aniq Fadhilah, M., Setiowati, Dani Saleh, R. D., & Nugroho, A. (2026). Strategi Pengelolaan Tanah Kas Desa dalam Mewujudkan Desa Mandiri di Desa Wunut. Kadaster: Journal of Land Information Technology, 4(1), 1–22. https://doi.org/10.31292/kadaster.v4i1.85

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.